Istilah ini saya dapat saat mengikuti training di kampus oleh bapak Tjahyadi Djoko Soekmono (trainer MANAJEMEN STRATEGI, MANAJEMEN SUMBERDAYA dan CORPORATE CULTURE yang terkenal di jogja) beberapa minggu yang lalu. Di training tersebut, terus terang saya mengikutinya kurang fokus… karena kebetulan session bapak Tjahyadi tersebut merupakain session terakhir setelah jam isoma (istirahat sholat makan) sehingga posisi sudah lelah dan ngantuk setelah sebelumnya di isi kegiatan seminar yang oleh direktur kampus.
Akan tetapi sambil ngatuk yang saya tahan tersebut… saya ingin berusaha fokus untuk terus memperhatikan petuah dari beliau yang efeknya sangat bagus buat motivasi diri saya dan bisnis kedepan nantinya. Banyak tips.. trik dan ilmu yang beliau sharingkan… akan tetai saya sangat tertarik saat beliau membahas tetang bahasan Marketing setali tiga uang dengan produk disitu saya mencoba mendalami dan memahami betul-betul dengan istilah yang beliau utarakan, dan saya pikir memang hal tersebut sangat tepat.
Produk dan marketing tidak bisa lepas dan terpisah…. meraka bagaikan sepasang sejoli yang tidak bisa di pisahkan. Coba anda bayangkan? Anda punya produk, akan tetapi tanpa marketing… semuanya pasti akan sia-sia…. karena saya yakin produk anda tidak akan bisa laris manis di serbu oleh pelanggan… Begitu pula sebaliknya… walaupun marketing anda luar biasa… iklan sana iklan sini… jika produk yang anda tawarkan merupakan produk sampah (produk tidak berkwalitas) saya yakin… semua juga akan sia-sia…. Karena orang pasti tidak akan membelinya juga.
Jadi memang benar adanya, marketing setali tiga uang dengan produk bukan? Semua ada keterkaitan yang kuat… entah dalam segi marketing ataupun kwalitas produk itu sendiri… Jadi jika selama ini produk anda belum memenuhi kedua kriteria di atas… jangan harap produk anda akan di serbu oleh calon konsumen…
Mulai sekarang… mungkin kita bisa bebenah diri… memperbaiki kwalitas produk agar tidak di anggap sebagai produk sampah oleh orang… dan jangan lupa… perkuat juga marketing anda… saya yakin… jika anda sudah memenuhi kedua kriteria tersebut… produk anda akan laris manis di serbu pelanggan…
Anda tidak percaya? Silahkan anda coba?
Salam sukses selalu,














{ 49 comments… read them below or add one }
@dian lestari, Anda layak jadi aspri mas Tri…

@Agus Siswoyo, asprinya mas agus yang mana nih?
@Iwan Kus,



@Agus Siswoyo, aspri? apa uh mas?


Hahhhhhhhhhh…………………. curang………………………. Premium deh……:sundul:sundul:sundul






@Kristanto Wds,


kalah lap mas…. 


wah dolarnya dilangit nich mas tri, gimana ngambilnya ya
@heru, nanti juga turun sendiri mas….
:sundul:sundul:sundul
gak ngomong apa2 dech..
@linkga, lho kok??
setelah bola-bali ganti mata uang, setali masih tetep 3 uang to mas ?
@suarakelana,


oke Mas Tri… pelajaran berharga hari ini, tapi saya benahi dulu blog saya ya…,haha…
@yons,



blog mas mantap… apa lagi di bagian kelasnya….:sundul:sundul
@T. Wahyudi, hahaha….., tapi masih seret update, hehe
betul mas.. kalo ingin produk laris dan terus di beli maka kita juga harus memperhatikan kualitas produk kita..
@alfondores, yups mas….
Materinya bagus tuh mas, ngena banget. Mungkin produk dengan branding yang kuat akan lebih mudah memasarkannya, dibanding produk yang masih baru yah…
Thanks sharing mas
@Ricky, sayang pas pelatihan saya ngantuk mas….


TweetMeme-nya error mas…
@Agus Siswoyo, iya mas.. saya juga gitu :sundul
@Arief Rizky Ramadhan,


@Agus Siswoyo, dari sononya keknya mas…
@T. Wahyudi, kemarin ada versi barunya terus saya update malah amburadul kaya; gitu
@Arief Rizky Ramadhan, itu dadri servet twetmemenya….. jadi gpp…
istilahnya, produk yg kuat akan menjual sendiri…jadi meringankan tugas marketing
begitu juga marketing yg ‘oke punya’ akan membantu menutupi beberapa kelemahan yg ada pada produk
begitu kisah cinta kedua sejoli tsb, konon menurut si empunya cerita
@suarakelana,



betul mas….
artikel ini mengingatkan saya akan konsep bauran pemasaran (4P) yaitu Product, Price, Place, Promotion.. dimana yang paling penting ialah produk, setelah produknya ada barulah kita menentukan harga dan tempat dimana menjualnya, dan yang terakhir adalah promosi … cuma tambahan aja mas, moga-moga mengena dengan artikel utamanya…
@evan, thanks banget mas… atas tambahannya…
klo salah satunya ga ada pasti ga bakal sukses gitu ya mas ?
@Arief Rizky Ramadhan, bukan sukses mas… tapi laris manis penjualannya…


@T. Wahyudi, laris manis tanjung kibul, dagang laris duit ngumpul

@Arief Rizky Ramadhan, kok tanjung kibul???


@T. Wahyudi, gpp mas, biar seneng hehehe
setuju mas. tapi mungkin level marketing sedikit lebih tinggi dari produk itu sendiri. Produk yang biasa-biasa saja, tapi dikemas dengan baik dan marketing yang mumpuni, saya rasa juga akan meningkatkan penjualan.
Contoh, burger McD bukanlah burger yang terbaik. Masih banyak burger2 lain yang lebih enak. Tapi tetap saja laris manis, karena marketingnya bagus.
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
@online-business-story.com, mantap mas….
saya lagi mencoba memahami dan mendalami tulisan ini
:sundul
@Ahmad Subandono, emamng belum paham mas?


memang marktng dn produk ibarat 2 sisi koin yg tk trpisahkn.tp kalo marktng setali 5 uang produk,ada kembaliannya nggak y?hehehe…
@arkum, ada mas kembaliaanya sebagai untung kita….



@T. Wahyudi,
..asyik dpt bagi hasil
mungkin tepatnya bukan setali tiga uang, tapi berhubungan badan eh berhubungan erat satu dengan lainnya mas
seperti keping uang logam dua sisi, gak bisa jalan kalo gak ada salah satunya
@mh,

dari gayanya…. kayaknya bentar lagi deh… target 2010 release…. 


twonline juga laris manis tuh hehehe
@candradot.com, amin mas…. bengkelblog juga toh? sampai ngantri….
@T. Wahyudi, saya lagi antri cendol mas
benar sekali harus dipasarkan dulu juga produknya.
:sundul:sundul:sundul:sundul …

panes panes minum es cendol dulu ah…mau….?




harus giat belajar neh…., hehehhehehe