Apakabar rekan netter? Sebelum saya melanjutkan menulis artikel, saya ingin meminta maaf kepada teman-teman semuanya.. karena saya dari kemarin tidak sempat untuk membalas komentar dari anda semuanya… dan hari ini, saya akan mencoba untuk membalas semuanya… :D soalnya kemarin selama dua hari, saya disibukkan dengan acara selamatan meninggal 2 tahun ayah tercinta… sehingga, pegang laptop untuk koneksi internet tidak sempat sama sekali. Oh ya, hari minggu kemarin, saya sempat untuk ziarah ke makam leluhur… ya.. mungkin ini sebuah tradisi dari nenek moyang, sebelum melalukan puasa ramadhan. :) di saat perjalanan, ban motor salah satu rombongan saudara, kempes seketika… karena tertusuk pecahan kaca… wadoh…. :( akan tetapi, hal tersebut, malah membuat inspirasi buat saya, untuk menulis artikel ini… :)
Kami pun sempat kebingungan… karena jauh sekali dari lokasi tempat tambal ban…. bias berabe nih… motor pun, di gelandang… buat mencari tempat tambal ban… setelah ada, tempatnya tutup… sial amat ya.. hari ini… saya sempat ada pikiran seperti itu… :D akan tetapi, di saat kebingungan, ada orang lewat di jalan, bertanya? Kenapa mas? Kami pun menjawab, bannya kempes mas… mau di tambal, bengkel nya tutup… lalu beliau menyarankan, mas.. di tembel di rumah itu aja mas… rumah itu juga bengkel kok… kamipun segera membawa ke tempat yang di tunjuk, dan alhamdulillah, dapat segera di atasi…
Akan tetapi, yang membuat saya heran, ternyata di dalam bengkel tersebut, isi di dalamnya sangat lengkap dengan peralatan dan semua barang onderdil kendaraan bermotor. Yang bikin saya heran, kok rumah tersebut tidak ada tulisan BENGKEL, atau yang lainnya.. sehingga hanya orang tertentu saja, yang tahu. Bahkan saya waktu lewat juga tidak tahu. :D Saya pun jadi penasaran, dan bertanya ke pemilik bengkel tersebut. “Pak? Kok bengelnya gak ada tulisannya, dan tertutup gini? Nanti orang-orang kan tidak tahu, dengan bengkel bapak?” Lalu beliau menjawab… di desebelah kan ada bengkel mas… saya gak enak kalau saya juga bukabengkel langsung… saya kaget seketika… masih ada ya? Bisnis pakai rasa sungkan? Kok bisa? Mungkin apa karena ini di kampung… sehingga punya rasa sungkan? Tapi menurut saya, di kampung, ataupun tidak… sama aja, bisnis is bisnis… bisnis harus tak punya rasa sungkan… yang penting kita bersaing secara sehat… kalau kita punya rasa sungkan, wah… kita jadi gak punya bisnis dong… :D
Seperti biasa, yang ingin saya tanyakan disini, kalau menurut pendapat anda bagaimana menaggapai hal tersebut?
Salam sukses,












{ 4 comments… read them below or add one }
gimana Indonesia mau maju? Presiden nya aja sungkan.. apalagi rakyat nya? Makanya, pilih JK hahaha
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 10th, 2009 at 18:27
@mashengky.com, berarti saya salah pilih ya mas… soalnya saya pilih SBY… yang di utamain pegawai negerinya aja… hik… hik… hik….
[Reply]
candradot.com Reply:
August 10th, 2009 at 19:51
@mashengky.com, JK itu siapa mas… ?
JK ato JS ? hehehe…
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 10th, 2009 at 20:59
@candradot.com, hik… hik… hik…. gak ngikut deh…??D
[Reply]
rudy azhar Reply:
August 10th, 2009 at 20:57
@mashengky.com, lebih cepat lebih baik Mas….
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 10th, 2009 at 21:00
@rudy azhar, LANJUTJAN!!! ?D
[Reply]
berarti mas tri kemarin itu ketemu pak sungkan ya :)
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 10th, 2009 at 21:02
@bisnis online | heru,?wakakakakakakk… bisa aja nih mas heru…. iya mas ketemu pak sungkan bin rikuh mas…. :D
[Reply]
bisnis online | heru Reply:
August 11th, 2009 at 21:54
@T. Wahyudi, :D:D
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 13th, 2009 at 11:47
@bisnis online | heru, :D
[Reply]
Benar mas, sesekali sungkan boleh tapi kalo setiap kali sungkan akan mempersulit diri sendiri.
Dan masih berhubungan dengan sungkan, saya memberikan award buat blog mas tri…Monggoh silahkan kalo mau diambil untuk mempererat tapi kesungkanan eh persahabatan..hehe..
Thanks ya,
salam
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 11th, 2009 at 11:17
@Ricky, betul sekali mas… kalu kita berbisnis punya rasasungkan… jangan harap kita bisa maju… :D
langsung ke TKP mas…. :)
[Reply]
kalau bisnis masih sungkan-sungkan rezekipun bakal sungkan menghampiri kita, gimana tuh???
[Reply]
T. Wahyudi Reply:
August 14th, 2009 at 10:41
@rudy azhar, gak ngikut deh mas rudy… hik… hik… hik… saya ngikutnya yang gak sungkan saja… :D
[Reply]